welcome
selamat datang
dan selamat bergabung
di website jurusan sosiologi
universitas sebelas maret
surakarta jateng indonesia

untuk kontak dengan kami : klik
e-administration
Silahkan akses link terkait : klik
kontak
jurusan sosiologi
universitas sebelas maret
ir. sutami 36 a kentingan surakarta jateng indonesia

[t] 0271.637277
[f] 0271.635103

[e] sosiologi@fisip.uns.ac.id
arsip

Dinamika Kota-Dekade Otonomi, Studi Kasus Surakarta

Akhmad Ramdhon, Dinamika Kota – Dekade Otonomi, Studi Kasus Surakarta. Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Sebelas Maret, 2010

Dinamika Surakarta dalam satu dekade terakhir mengalami akselerasinya bersamaan dengan terealisasikannya otonomi daerah. Semangat desentralisasi menjadi energi bagi proses keterlibatan dan pelibatan setiap warga kota dalam menjalankan kotanya sekaligus menjadi reorientasi pembangunan menjadi bagi Surakarta untuk membangun. Proses suksesi kepemimpinan yang berbeda ternyata menghasilkan output yang berbeda pula, dimana pemilihan kepala daerah secara langsung menjadi titik awal upaya percepatan oleh sebab dimungkinkannya sebuah proses keterlibatan warga kota secara lebih luas.

Penelitian ini bertujuan menjelaskan dinamika kota Surakarta dengan diimpelemtasikannya otonomi daerah. Untuk itu analisa atas dokumen-dokumen primer pemerintah daerah Surakarta pada era kepemimpinan Slamet Suryanto 1999-2004 dan Joko Widodo 2005-2010 sebagai mekanisme utama. Rekaman atas tata kelola pemerintahan dalam satu dekade diperbandingkan untuk mengukur dinamika dan progress yang telah dicapai kota Surakarta, diatas rel desentralisasi.

Hasil kajian menunjukkan bahwa kota Surakarta mengalami akselerasinya pada periode kepemimpinan walikota terpilih lewat Pilkada dan progres lima tahun sebelumnya mesti diakui sebagai fase transisional bagi desentralisasi yang telah dilaunching. Dinamika kota era kepemimpinan desentralisasi memberi ruang yang longgar bagi sebuah upaya dan proses pengembangan daerah berbasis kemandirian serta kemampuan daerah. Wajah kota kontemporer adalah fase lanjutan dari skala pertumbuhan lima tahun terakhir, dimana kebijakkan yang ada dibangun diatas kepentingan-kepentingan ekonomi kota modern.

Comments are closed.

-->
latest news